wc-multivendor-marketplace domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/n1579700/public_html/disbud.clone.my.id/wp-includes/functions.php on line 6260
Museum Sejarah Jakarta adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Barat. Bangunan ini dahulu merupakan Balai Kota Batavia (bahasa Belanda: Stadhuis van Batavia) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jenderal Joan van Hoorn. Bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Tanggal 10 Juli 1710 bangunan gedung Balai Kota ini diresmikan oleh Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck sesuai dengan Prasasti yang ada di Museum Sejarah Jakarta. Pada awal berdirinya, gedung ini berfungsi sebagai“ StadHuis” ( Balai Kota ) dan “ Raad Van Justitie ” ( Dewan Pengadilan ).
Pada tahun 1925 sampai dengan 1942 gedung ini digunakan sebagai kantor Provinsi Jawa Barat, tahun 1942 sampai dengan 1945 digunakan sebagai markas Dainipon, setelah kemerdekan 1945 sampai dengan 1963 digunakan sebagai kantor Gubernur Jawa Barat dan pada tahun 1964 digunakan markas TNI KODIM 0503 Jakarta Barat. Pada tahun 1972 diserahkan kepada pemerintah DKI yang kemudian diperbaiki dan digunakan sebagai Museum Sejarah Jakarta yang diresmikan oleh Gubernur DKI Bapak Ali Sadikin, pada tanggal 30 Maret 1974.
Koleksi Lukisan, Lithografi, Mabel/Funiture, Senjata Tajam, Senjata Api, Alat Ukur, Alat Cetak, Acessories Pengantin Betawi, Batu Asahan, Keramik, Kristal, Mata Uang Kertas/Logam.
Jumlah Koleksi : 6.486
Pemandu Wisata 2 bahasa, Brosur, Buku dan Kaset tetang sejarah untuk rombongan sekolah, Taman Belakang Museum.
Pusat Infromasi, Area Parkir, Tempat Penitipan Barang, Tempat Ibadah (Musholah), Toilet, Perpustakaan, Souvenir Shop, Café, Kantin Makanan Betawi, Fasilitas Disabilitas, Ruang Theater, Ruang Audiovisual.
Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Bahari, Jembatan Kota Intan.